Selasa, 01 September 2020

Statistika Deskriptif vs Statistika Inferensi

1. Statistika Deskriptif

Statistika deskriptif merupakan metode-metode statistika yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang menarik dan berguna.

Pengumpulan Data
Data dikumpulkan dengan berbagai cara. Data dapat dikumpulkan dengan menyebarkan angket, mengukur, menghitung, dan lain sebagainya. 
  • Data yang diperoleh dengan penyebaran angket umumnya dilakukan survei dalam suatu tema tertentu 
  • Data yang diperoleh berdasarkan hasil pengukuran seperti data tinggi badan dalam centimeter (cm) atau meter (m) yang diukur dengan stature meter dan berat badan dalam kilogram (kg) yang diukur menggunakan timbangan
  • Data yang diperoleh berdasarkan hasil perhitungan seperti gaji PNS yang dihitung berdasarkan gaji pokok, lama kerja, tunjangan, dan lain-lain. 
Pengumpulan data lainnya dapat berupa wawancara, simulasi (membangkitkan data), dan mencacah.
 

Penyajian Data
Data statistika tidak hanya cukup dikumpulkan dan diolah, tetapi juga perlu disajikan dalam bentuk yang mudah dibaca dan dimengerti oleh pengambil keputusan. Biasanya pemahaman itu akan lebih mudah apabila disajikan dalam bentuk tabel atau grafik. 
  • Tabel merupakan kumpulan angka-angka yang disusun menurut kategori-kategori
  • Grafik merupakan gambar-gambar data secara visual dari data yang biasanya berasal dari tabel-tabel yang telah dibuat.
Contoh penyajian data
Data volume sel per 100 cm3 darah 50 orang wanita adalah sebagai berikut :

35,2

39,3

40,6

41,8

43,1

35,3

39,4

40,8

41,8

43,4

36,5

39,5

40,8

42,0

43,5

37,0

39,8

40,9

42,1

43,7

37,0

39,8

41,1

42,2

44,0

37,7

40,0

41,2

42,1

44,2

38,3

40,0

41,3

42,3

44,6

38,5

40,3

41,4

42,5

44,9

38,7

40,4

41,4

42,5

45,1

39,2

40,6

42,6

42,6

45,9


Berdasarkan data di atas, dapat diperoleh histogram, boxplot, dan stem & leaf sebagai berikut:
Histogram data volume sel

Boxplot data volume sel


Stem & Leaf data volume sel


Contoh statistika deskriptif:
  • Ada sekitar 5% mahasiswa angkatan 2015 yang mengikuti kelas Metode Penelitian
  • Terdapat 100 rumah warga yang akan digusur pekan depan.
  • Persentase penduduk miskin di Provinsi Aceh adalah 16%.
  • Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan pesawat Adam Air tahun 2007 sebanyak 102 orang.


2. Statistika Inferensi

Statistika inferensi adalah metode-metode statistika yang berhubungan dengan analisis sebagian data untuk kemudian ditarik kesimpulan mengenai keseluruhan gugus data utama. 
Analisis dalam statistika inferensi dapat berupa pengujian, perumusan model, pengelompokan, pengklasifikasian, peramalan, dan sebaginya. Statistika inferensi biasanya berhubungan dengan penarikan kesimpulan.

 Contoh statistika inferensi:
  • Kecenderungan masyarakat Indonesia akan membeli mobil berwarna hitam atau putih
  • Pandemi Covid-19 di Indonesia diprediksi akan berakhir hingga awal tahun 2021
  • Suatu hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata lama studi untuk angkatan 2016 lebih cepat dibandingkan 2015 
  • Peluang kemenangan kandidat pasangan A adalah 60% dibandingkan kandidat pasangan B dalam pemilihan presiden berdasarkan indikator rekam jejak 5 tahun terakhir.

Minggu, 30 Agustus 2020

Statistika vs Statistik

Perbedaan secara umum antara "Statistika" dan "Statistik" adalah sebagai berikut:

1. Statistika

Statistika merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang data, mulai dari merencanakan, mengumpulkan, menyajikan, menganalisis, hingga menarik kesimpulan. Berdasarkan pengertian tersebut, statistika dibagi menjadi 2 bagian, yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensi.

Statistika sama halnya dengan bidang ilmu pengetahuan lainnya, seperti Matematika, Biologi, dan lainnya. Statistika tidak hanya berbicara mengenai ilmu eksakta, tetapi juga berbicara mengenai ilmu sosial. Statistika terbentuk berdasarkan kumpulan ilmu dari berbagai lintas ilmu, dan hingga saat ini digunakan dalam berbagai bidang ilmu.


2. Statistik 

Statistik merupakan karakteristik numerik dari sampel. Contoh: rata-rata (), ragam/varian (s2), dan korelasi (r). Lawan dari statistik adalah parameter, yaitu karakteristik numerik dari populasi.